Asaku Mengangkasa

Lontaran kata bak busur panah menancap kalbu

Menuntutku untuk mengikuti arus diluar kendaliku

Minder dan rapuh adalah rasa yang mencambuk diriku

Hampir keyakinan dan kekuatanku terpatahkan oleh ragu

Sukma terasa jengah nan gamang berselimut lara

Namun kekurangan bukanlah kendala

Tak sempurna bukan berati payah

Diam bukan berarti lemah

Memilih menorehkan asa dalam alur yang ku cipta

Senada dengan rasa yang tersisa

Mengizinkan asa menggelora diangkasa

Laksana burung yang berkicau dengan lantangnya

Terbang mengangkasa dengan sayapnya 

Menggapai angkasa tanpa takut binasa

Mengerahkan asa serta upaya

Melewati kata yang melemahkan sukma


*Penulis, 

Luluk Akmalina A6 

Bimbingan Konseling Islam, IAIN Kudus

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Sosok Lora Ismail Al-Kholilie, Cucu Syaikhona Kholil Asal Bangkalan Yang Penuh Inspiratif Bagi Kalangan Pecinta Bahasa Arab

Kisah Dibalik Pengarang Kitab JURUMIYYAH

Abu Aswad Ad-Du'ali Sang Penemu Harakat